Petenis unggulan Aryna Sabalenka mendadak menjadi sorotan publik dunia maya setelah menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan usai menelan kekalahan pahit dari Elena Rybakina dalam laga puncak turnamen US Open.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari media olahraga internasional, kekalahan tiga set dengan skor 6-4, 5-7, 6-2 di New York tersebut tidak hanya menggagalkan ambisi gelarnya, tetapi juga melengserkannya dari takhta petenis nomor satu dunia.
Berdasarkan pengamatan awak media, rasa frustrasi yang mendalam tampak jelas ketika Sabalenka dengan sengaja membanting raketnya ke lapangan di hadapan penonton yang sedang bertepuk tangan merayakan kemenangan sang lawan.
Tidak berhenti sampai di situ, ketegangan kembali memuncak ketika seorang juru kamera menyorot ekspresi kekecewaannya di bangku pemain, yang direspons oleh petenis asal Belarusia tersebut dengan gestur dan ucapan bernada emosional ke arah lensa.
Mengutip pernyataan resmi dari sang atlet setelah pertandingan, ia berdalih bahwa meluapkan agresi dan kekecewaan secara langsung adalah satu-satunya cara agar dirinya tidak memendam emosi negatif yang berlebihan di dalam lapangan.
Berdasarkan analisis tim redaksi, rentetan hasil kurang memuaskan sepanjang kalender kompetisi tahun ini menjadi pemicu utama beban mental yang harus dipikul oleh sang bintang tenis tersebut di setiap turnamen mayor.