Kantor Pencarian dan Pertolongan atau SAR Surabaya mengambil langkah cepat dengan memberangkatkan armada laut dan udara guna mempercepat pencarian kapal Virgo Transport 8. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak saat melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu, 13 September 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan resmi Nanang Sigit selaku Kepala Kantor SAR Surabaya, armada laut yang dikerahkan adalah KN SAR 249 Permadi. Kapal tersebut diberangkatkan dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 08.30 WIB dengan kecepatan 14 knots.
"KN SAR 249 Permadi berangkat diawaki oleh 11 orang kru kapal dan membawa 4 orang rescuer Kantor SAR Surabaya juga dua orang Polairud Polda Jatim," ujar Nanang Sigit saat memberikan penjelasan terkait operasi penyelamatan tersebut.
Selain mengerahkan armada laut, tim gabungan juga menyiagakan kekuatan udara untuk memperluas jangkauan pencarian. Helikopter HR-3601 milik TNI Angkatan Laut diberangkatkan dari Skuadron 400 Lanudal Juanda pada pukul 08.22 WIB untuk memantau situasi dari udara.
Helikopter penyelamat yang membawa lima kru serta dua rescuer Kantor SAR Surabaya tersebut dijadwalkan berkoordinasi langsung dengan SAR Mission Coordinator atau SMC, I Putu Sudayana, yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor SAR Banjarmasin.
Menurut pengamatan awak media, langkah pemapelan atau penyebaran informasi darurat juga dilakukan secara masif oleh Pos SAR Sumenep yang berkoordinasi dengan SROP Masalembu. Cara ini bertujuan untuk memberikan instruksi kepada kapal-kapal niaga maupun nelayan yang melintas agar segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan kapal.
Dari analisis tim redaksi, tantangan terbesar dalam operasi pencarian ini adalah kondisi cuaca buruk yang sempat melanda perairan tersebut sebelum kapal dinyatakan hilang kontak pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dengan membawa ratusan orang di dalamnya.