Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, kembali mencuri perhatian publik sepak bola setelah melontarkan pernyataan bernada candaan namun penuh percaya diri dalam konferensi pers terbarunya. Juru taktik asal Italia tersebut secara blak-blakan mengeklaim bahwa dirinya akan langsung dinobatkan sebagai pelatih terbaik di Italia jika mampu menorehkan catatan nirbobol secara beruntun. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai anak asuhnya kembali gagal meraih kemenangan dan terjebak dalam tren negatif di awal musim kompetisi Liga Inggris.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis awak media, performa Tottenham Hotspur memang tengah menjadi sorotan tajam setelah melalui empat pertandingan awal Premier League tanpa sekalipun mencetak gol. Rekor buruk ini tercipta usai mereka bermain imbang tanpa gol melawan Everton, sebuah hasil minor yang memperpanjang catatan nirmenang klub. Sebelumnya, skuad asuhan De Zerbi juga harus takluk dari Brentford serta Newcastle United, sebelum akhirnya mencatatkan skor kacamata saat menghadapi Nottingham Forest dan Everton.
Di tengah krisis lini serang yang melanda timnya, pelatih berusia 45 tahun itu justru memilih untuk menyoroti aspek pertahanan sebagai secercah harapan positif. Menurut pengamatan tim redaksi, De Zerbi mencoba mengalihkan tekanan media dengan memuji lini belakang timnya yang sukses mencatatkan dua cleansheet berturut-turut. "Di Italia, saya harusnya jadi pelatih terbaik, bukan? Dua pertandingan, dua cleansheet," ujar De Zerbi menyindir pemberitaan media olahraga.
Selain membahas catatan pertahanan tim, De Zerbi juga memberikan klarifikasi terkait momen panas di atas lapangan yang melibatkan dirinya dengan penyerang muda Mathys Tel seusai pertandingan. Sang pelatih terlihat memberikan instruksi dengan nada tinggi kepada pemain pengganti tersebut akibat performanya yang dinilai kurang maksimal di lini depan. Namun, De Zerbi buru-buru mendinginkan suasana dengan menegaskan bahwa dirinya sangat mencintai Tel sebagai pemain maupun pribadi seraya menyatakan tidak ada masalah di antara mereka.