Awal pekan warga Surabaya diwarnai dengan kemacetan lalu lintas yang parah di kawasan Jalan Prof. Dr. Moestopo. Kepadatan kendaraan ini langsung memicu gelombang keluhan dari masyarakat yang terjebak di tengah jam sibuk bekerja pada hari Senin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun dari para pengguna jalan, antrean panjang kendaraan sudah mengular sejak kawasan Jalan Dharmahusada akibat adanya penyempitan badan jalan. Situasi tersebut semakin diperparah karena para pengendara mengeluhkan minimnya petugas pengatur lalu lintas di titik-titik krusial.
Menanggapi keresahan publik yang masif ini, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya Hidayat Syah langsung memberikan klarifikasi resmi. Menurutnya, proyek galian pemasangan box culvert tersebut sebenarnya dijadwalkan sudah rampung dan ditutup total sejak hari Minggu malam.
"Sebenarnya kan tadi pagi sudah selesai. Cuma kan ini ada gas. Jadi kita terlambat di utilitas," ujar Hidayat saat memberikan penjelasan langsung kepada publik melalui siaran radio.
Dari analisis tim redaksi, proyek pembangunan crossing saluran air ini sejatinya sangat krusial untuk mengatasi genangan dari kawasan gereja menuju Rumah Sakit Husada Utama. Kendati demikian, faktor keselamatan kerja yang bersinggungan langsung dengan pipa jaringan gas membuat para pekerja harus bergerak ekstra hati-hati.
Dinas terkait memastikan bahwa penanganan utilitas gas beserta penutupan lubang galian ditargetkan rampung sepenuhnya pada Senin malam. Dengan percepatan ini, arus lalu lintas dari arah seberang SMA Negeri 4 Surabaya menuju lampu merah dipastikan kembali normal pada Selasa pagi.
Sementara itu, proyek lanjutan di jalur sebaliknya yang mengarah ke PDAM masih terus berjalan dan diperkirakan tuntas pada bulan September mendatang. Pihak DSDABM juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan serta memastikan petugas lapangan telah bersiaga dengan sistem shift sejak pagi hari.