Kebakaran hutan dan lahan yang melanda kawasan Cagar Alam Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup dilaporkan semakin meluas dan bergerak cepat menuju area Taman Wisata Alam Kawah Ijen. Berdasarkan analisis tim redaksi, kondisi medan yang terjal serta tiupan angin kencang menjadi pemicu utama cepatnya perambatan api ke zona barat dalam beberapa hari terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menanggapi situasi darurat tersebut, tim gabungan penanggulangan bencana langsung mengerahkan strategi khusus dengan memprioritaskan keselamatan jiwa serta mitigasi risiko yang komprehensif. Upaya pemadaman darat diakui cukup menantang mengingat topografi tebing curam di sekitar puncak Merapi Ungup-Ungup menyulitkan akses mobilitas personel di lapangan.
Kepala Balai Besar KSDA Jawa Timur Nur Patria Kurniawan menegaskan bahwa keselamatan manusia dan perlindungan kawasan menjadi fokus utama di tengah eskalasi insiden ini. "Prioritas kita adalah mengendalikan kebakaran sekaligus memastikan keselamatan seluruh personel dan pengunjung," ujar Nur Patria melalui keterangannya pada Jumat (4/9/2026).
Ia juga menambahkan bahwa penyesuaian serta pembatasan aktivitas wisata di sekitar lokasi mutlak diperlukan guna memberikan ruang gerak yang leluasa bagi tim penanganan darurat. "Ketika api sudah memasuki kawasan TWA, kita tidak boleh mengambil risiko yang tidak perlu," pungkasnya.
Berdasarkan pemantauan awak media, eskalasi karhutla ini menuntut sinergi lintas instansi untuk mencegah dampak ekologis yang lebih luas pada salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur tersebut.