Dunia tinju profesional kerap diwarnai oleh kisah petinju yang terlena setelah mendulang kekayaan berlimpah. Namun, mentalitas berbeda ditunjukkan oleh petinju asal Inggris, Conor Benn, yang menegaskan bahwa gelimang harta dan kemewahan sama sekali tidak melunturkan daya juangnya di atas ring.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, latar belakang keluarga turut membentuk pola pikir sang atlet secara unik. Mengutip wawancara eksklusifnya bersama SPORTbible, Benn dengan nada berseloroh menyatakan bahwa dirinya sudah terbiasa dengan fasilitas mewah sejak kecil karena merupakan anak dari legenda tinju dunia, Nigel Benn.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa motivasi utamanya terjun ke dunia adu jotos bukanlah semata-mata demi materi, melainkan pencapaian potensi maksimal dan kehormatan keluarga. Menurut laporan, petinju berusia 29 tahun tersebut telah mengantongi pemasukan fantastis hingga puluhan juta dolar berkat kontrak eksklusif bersama Zuffa Boxing.
Pertarungan akhir pekan ini melawan Ryan Garcia di Las Vegas akan menjadi momen krusial untuk memperebutkan sabuk juara dunia kelas welter WBC. Analisis awak media menilai bahwa duel tersebut bukan sekadar perebutan gelar, melainkan langkah besar bagi Benn untuk mengukuhkan warisan legendaris sang ayah di kancah tinju internasional.